Bahas Perekonomian Nasional dalam Perspektif Politik dan Hukum, Prodi Ilmu Politik UNY Gelar Kuliah Pakar

.

Senin (24/2/25), Prodi Ilmu Politik UNY menyelenggarakan kegiatan kuliah pakar bertajuk “Kebijakan Ekonomi Nasional di Tengah Krisis: Perspektif Politik dan Hukum” di aula lantai 4 gedung ISDB FISHIPOL. Kegiatan yang dihadiri oleh perwakilan dekanat, Bapak Benni Setiawan, S.H.I., M.S.I., selaku Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, Umum, Dan Sumber Daya FISHIPOL UNY dan jajaran pengurus Departemen PKNH UNY, ditambah lebih kurang 200 mahasiswa di lingkungan Departemen PKNH ini berjalan kondusif. Acara dibuka pukul 13.15 WIB dengan sambutan oleh Ketua Departemen PKNH, Prof. Dr. Suyato, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan menyambut baik kegiatan kuliah pakar, “Tentu, kita berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi wadah bagi Prodi Ilmu Politik, Hukum, dan PKn agar dapat memberikan kontribusi akademis bagi isu-isu sosial hari ini”. Ketua acara, Erlangga Hikmah Budhyatma, M.I.P., menyampaikan juga apresiasi pada para peserta dalam sambutannya, “Meski dengan segala keterbatasan, kami bersyukur dapat mengadakan forum ini dan berterima kasih pada Bapak Ibu serta rekan-rekan mahasiswa yang sudah berkenan hadir”.

Dipandu oleh moderator, Jen Salafian, M.A., ketiga pemateri menyampaikan perspektifnya masing-masing mengenai kebijakan ekonomi nasional. Fikri Disyacitta, M.A. berargumen bahwa governmentality membuat isu ekonomi dan politik tidak bisa dipisahkan, “Dalam membuat kebijakan, sebuah negara logikanya adalah keuntungan ekonomi. Sehingga, kemampuan dalam mengelola perekonomian menjadi indikator apakah sebuah negara disebut berhasil atau gagal”.  Sedangkan Bivitri Susanti, pakar hukum tata negara dan dosen STH Jentera, menekankan pentingnya kesadaran hak warga negara sebagai landasan mewujudkan keadilan sosial. “Selama ini, warga negara hanya diposisikan sebagai objek. Warga negara harus menyadari bahwa mereka adalah subjek aktif yang memiliki hak, terutama hak ekonomi”, tegasnya. Pembicara ketiga, Okky Madasari, Ph.D. membedah kebijakan ekonomi dalam perspektif sosiologis, “Kondisi keuangan sebuah negara, terutama beban hutang, pasti akan mempengaruhi kehidupan sosial kita sehari-hari”. Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung hangat. Ketiga pemateri merespons dengan baik tiga penanya dari mahasiswa Ilmu Politik dan PKn. Acara ditutup tepat pukul 15:00 WIB dengan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.